02 September 2010 — 10:09

Sinopsis Film The Book of Eli

Sinopsis Film The Book of Eli dimulai dengan Eli yang diperankan oleh Denzel Washington telah melakukan perjalanan selama 30 tahun. Berjalan menuju ke arah barat di seluruh Amerika setelah perang terbesar sejarah di bumi yang membuat seluruh dunia menjadi gurun. Dunia menjadi sebuah peradaban yang tidak mempunyai dasar hukum dan yang ada hanya lah yang kuat yang menang, membunuh atau dibunuh.

Sepanjang jalan tandur yang di kuasai oleh Geng pemotong leher yang lebih suka merampok dan membunuh untuk seteguk air, sepasang sepatu bahkan hanya untuk bersenang – senang. Eli adalah seseorang yang cinta damai dan hanya menyerang apabila diserang untuk pertahanan diri. Selain itu dia merupakan seorang prajurit yang memiliki kemampuan membunuh yang mengerikan bila dia ditantang. Setelah perang dan “Big Flash“, Eli dipandu dengan kekuatan super dalam sebuah buku dan diberi tugas melindungi buku tersebut hingga tujuan akhir. Eli sang penjaga buku yakin, bahwa buku tersebut merupakan satu – satunya harapan umat manusia untuk masa depan.

Film garapan Albert dan Allen Hughes merupakan film format baru untuk Denzel Washington. Selama ini, yang saya tahu Denzel jarang memerankan tokoh yang berkelahi dengan sadis. Selain itu film ini didukung oleh pemain Gary Oldman, Mila Kunis, Ray Stevenson, Jennifer Beals, Frances De La Tour dan Michael Gambon serta script skenario ditulis oleh Gary Whitta. Saya rasa ini salah satu film wajib yang perlu ditonton, kalo ga percaya tonton saja cuplikan film the book of eli dibawah ini.


Artikel Lainnya


6 Comments

  1. Sekedar

    Dan buku itu adalah Al-Kitab, satu yang tersisa dari pemusnahan. Jadi, yang wajib menonton adalah umat Kristiani karena di dalamnya (pada akhirnya) sarat dengan pesan-pesan agama Kristen.

    Secara tema, aku kira masih terlalu sederhana dan kurang logis. Bagaimana caranya seorang gembong penjahat begitu tergila-gila mau mendapatkan Al-Kitab untuk menguasai dunia ? Pesan agung yang ingin disampaikan tidak cukup diberi argumen. Atau memang agama demikian adanya, masih akan terus merupakan dogma ?

    Tetapi secara visualisasi, boleh diacungi jempol. Hati-hati juga kalau mengajak anak-anak, karena film ini banyak mengandung adegan sadis.

  2. entahlah, namanya aja film fiksi … kita tinggal menikmati gaya bertarungya … hehehee

  3. keren nih..
    mampir ya ke timecinema.blogspot.com

  4. Ledy

    Bgs banget film ini! Awalnya Eli cm menjalankan perintah dr ‘Suara’ yg dia dgr, tp menjelang akhir dr perjlnannya br dia sadar trnyt dia blm benar2 jlnin apa yg dia baca di Alkitab! Psn Kristiani nya jelas banget, ayat2 yg dibaca Eli is a wonderful verse, scene terakhir mulai dr wkt Eli terbaring sambil memceritakan isi Alkitab utk ditulis Lombard, very touching, aq ntn berkali2.. Its really a good movie!

  5. freey

    siapa bilang film ini gak mengandung pesan-pesan yang jelas. Bagi saya (Kristiani) pesan film ini jelas dan menginspirasi. Karena Eli mempraktekkan Keyakinannya dan ayat2 yang dibaca dalam tindakannya. Dia tetap fokus pada misinya, Mementingkan orang lain, dan tetap percaya dan tidak pernah takut. Kecuali adegan2 pembunuhannya, kurasa memang perlu karena kalau tidak begitu misinya akan gagal total karena dia akan mati sama seperti bukunya akan jatuh ke tangan yang salah. Tapi walaupun dia sudah tertembak dia tetap bangkit dan ajaibnya bisa melanjutkan misinya (bukankah kepercayaan menghasilkan sesuatu yang ajaib dan kadang di luar akal). He walked by faith not by sight. faith doesn’t have to make sense.semua itu sesuai dengan alkitab. apalagi pas terakhir dia bilang : i won the race, i kept the faith. Mantap!!!Film yang benar2 menginspirasiku.bravo

  6. ritno

    aduh…. ajungkan jempoll film ini.. aku jadi hargai alkitab… luar baisa



Add Your Comment