Loading...

Cara Merawat Bayi

By Tuesday, June 25th, 2013 Kategori : Serba - Serbi
Loading...

Cara Merawat Bayi – Menjadi ayah dan ibu baru adalah hal yang menyenangkan. Hari-hari berlalu dengan kegembiraan dan kecintaan. Sang ibu tidak henti-henti memandang dan mengamati perkembangan anaknya. Demikian pula sang ayah semakin rajib bekerja untuk buah hati tercinta. Namun, kadangkala ada beberapa masalah keseharian tentang perawatan bayi yang tidak diketahui. Ketidaktahuan ini kadangkala berakibat kurang baik pada putra-putri yang dicintainya itu. Berikut ini beberapa tips bagaimana merawat dan menjaga perkembangan bayi Anda.

1. Cara Membersihkan Mata Bayi

Gunakan kapas steril yang dibasahi air matang untuk membersihkan tahi mata. selalu gunakan kapas baru untuk tiap mata. selewat usia 2 minggu, lazimnya tahi mata tak lagi berlebih karena saluran air matanya sudah berfungsi. Bersihkan mata dari arah dalam  ke luar dengan bola kapas yang sudah dicelup dalam air hangat. Ganti kapas setiap kali membersihkan mata agar tidak terjadi perpindahan kuman. Gunakan tisu untuk mengeringkan mata.

2. Cara Membersihkan Kepala Bayi

Kerak di kulit kepala ada pada hampir setiap bayi kerak ini disebut sela karang. Meski tidak berbahaya, tetapi sungguh menjengkelkan. Cara menghilangkannya dengan mengoleskan babyoil pada kepala bayi, diamkan 10-15 menit, lalu pijat perlahan sebelum mengeramasinya. Jangan sampai kulit kepalanya berdarah. Ingat ada peredaran darah di kepala yang menyambung ke otak. Usahakan kulit kepala tetap sejuk dan kering supaya sela karang ini tidak bertambah banyak.

3. Cara Mencuci Rambut Bayi

Mencuci rambut bayi yang masih kecil sebenarnya mudah. selain belum banyak bergerak, rambutnya pun sedikit. Jangan panik melihat ubun-ubun si kecil yang belum rapat. kulit yang melindungi ubun-ubun cukup kokoh. Cuci rambut bayi anda dengan sampo bayi. Pegang kepalanya erat-erat dan jaga jangan sampai sampo masuk ke matanya. Meski sampo bayi terbuat dari ramuan khusus sehingga lembut dan tidak membuat mata pedih, bisa jadi ia kaget saat kemasukan sampo.

4. Cara Membersihkan Hidung Bayi

Bagian dalam hidung memiliki daya pembersih sendiri, sehingga tak perlu perawatan khusus. Untuk membersihkan cuping hidung, gunakan kapas bertangkai yang sudah dicelup dalam air hangat. Jangan dalam-dalam. Cuping hiding si kecil bisa terluka nantinya. ganti kapas bertangkai untuk cuping hidung lainnya. saat nafasnya terganggu karena lendir yang berlebih, gunakan aspirator. Lakukan satu per satu secara bergantian karena menghisap kedua lubang sekaligus berbahaya. Lendir dapat naik dan berpeluang menyebabkan infeksi.

5. Cara Merawat Tali Pusar Bayi

Tali pusar biasanya terlepas dalam waktu tujuh sampai delapan hari. Akan tetapi, setelah terlepas, ujung yang tertinggal belum kering betul dan ini memakan waktu beberapa minggu. Setiap habis mandi perlu dijaga agar pusar yang belum sembuh betul dikeringkan dengan cermat.

Mungkin banyak yang bertanya apa gunanya tali pusar. Sewaktu dalam kandungan, janin mendapat makanan dari ibu melalui tali pusar. Setelah lahir, tali pusat tidak dibutuhkan lagi sehingga dokter atau bidan memotongnya dan ujung tali pusar diikat dengan benang suci hama yang mampu membunuh kuman sekaligus mengeringkannya sampai akhirnya menciut dan cepat puput. Sesudah puput tak perlu ada perlakuan istimewa. Mandikan seperti biasa dan biarkan tali pusar dalam kondisi terbuka, tak usah dibungkus-bungkus. Jangan pakaian bedak, abu gosok, atau kunyahan daun sirih yang malah berpeluang menjadi sarang kuman atau menyebabkan tetanus. Pemakaian cairan antiseptik yang mempunyai kandungan yodium pun tak lagi dianjurkan.

6. Cara Merawat Mulut Bayi

Sebenarnya mulut bayi tak perlu perawatan khusus. Endapan susu pada lidah bayi pun tidak perlu dibersihkan. Salah-salah malah membuat lidah si buah hati lecet. Cukup beri air putih saja. Sesudah tumbuh gigi, bersihkan gusi dan gigi sekali sehari menggunakan sikat gigi khusus untuk bayi, atau bisa juga kapas steril yang dibasahi air matang.

7.  Cara Membersihkan Kulit Bayi

Untuk mencegah munculnya biang keringat, atur temperatur ruangan senyaman mungkin. Apabila tak ada AC ventilasi kamar harus baik. Pakailah bedak khusus bayi yang mampu menjaga kulit bayi tetap halus dan lembut. Saat ia mengeluarkan banyak keringat, lap bagian tubuhnya dengan handuk kering yang lembut.

8. Cara Membersihkan Telinga

bagian dalam telinga juga tak boleh dibersihkan. Anda hanya membersihkan sebatas “pintu keluar”. Pakailah cottonbud yang dibasahi air hangat supaya kotoran menjadi lebih lunak dan mudah dikeluarkan. daun telinga dapat dibersihkan setiap mandi. Lubang telinga sebaiknya tidak diutak-atik, karena anda dapat melukainya. Bersihkan daun telinga dengan kapas bertangkai yang diolesi baby oil. Ganti kapas bertangkai baru untuk daun telinga lainnya. Keringkan telinga bayi Anda dengan handuk lembut.

9. Cara Memotong Kuku

Anda perlu ekstra hati-hati karena si kecil biasanya tidak betah kalau dipotong kukunya. Padahal kuku bayi cepat sekali tumbuhnya. tahapan memotong kuku si kecil sebagai berikut : agar kukunya agar lunak, potong sesuai mandi. tekan jari yang akan dipotong kukunya dengan ibu jari dan telunjuk kiri anda, sementara tangan kanan anda mulai mengguntingnya. Pilih alat pemotong kuku yang ujungnya bulat dan disterilkan dulu dengan alkohol 70%. Gunting bagian kuku yang putih. Jangan lupa, sisakan sedikit bagian tersebut. Bersihkan kotoran dalam kuku dengan kapas yang dicelup air matang.

10. Cara Membersihkan Bokong Bayi

Daerah ini mudah terkena aneka problema karena seringkali kontak dengan popok basah. Misalnya terkena iritasi akibat mikroorganisme penyebab infeksi dari air kemih. Jangan gunakan diapers sepanjang waktu, cukup sat tidur malam atau ketika berpergian. Saat memakai diapers, kendurkan bagian paha sebagai ventilasi dan jangan lupa menggantinya setiap kali si buah hati buang air kecil atau buang air besar.

Semoga artikel Cara Merawat Bayi ini bermanfaat untuk anda. Jangan lupa share yah ^_^

Loading...
Cara Merawat Bayi | Omdimas | 4.5