Loading...

Pantai Dreamland, Jimbaran kawasan Pecatu di Kota Bali

By Thursday, October 3rd, 2013 Kategori : Info Wisata
Loading...

Liburan ke Bali euy … he3x … sebuah pulau nan kecil di Indonesia adalah tempat yang paling diminati oleh wisatawan baik domestik maupun wisatawan mancanegara. Kali ini saya hanya mengulas beberapa tempat tertentu dan tentu saja tempat yang saya kunjungi.Kali ini saya ingin memberikan info buat teman – teman yang hendak piknik ke Bali dan mengunjungi beberapa pantai yang di rekomendasikan untuk liburan.

pantai_dreamland_8Pantai Dreamland adalah pantai yang begitu mempesona hati, dengan ombak yang kencang, suasana yang tenang merupakan tempat idaman para surfer yang hendak menguji kemampuan.  Tapi sayangnya, ketika saya kesana bersama teman … tidak ada menyewakan papan surf.

Pantai ini bisa ditempuh lebih kurang 30 menit bila anda berada di Kuta lalu menuju ke arah Jimbaran dan tiba di Pecatu. Di kawasan ini sedang dalam pembangunan baik hotel resort, apartemen, restoranlapangan golf 18 hole, international school, shopping mall,dan sarana wisata yang lain. Saya melihat banyaknya pekerja yang sedang membangun dengan giat.

Sampai disana, anda harus membayar Rp 7.500,- / orang untuk tiket masuk. Berhubung saya naik motor dikenakan karcis parkir Rp. 2.000,-. Setelah saya masuk, tempat parkirnya sangatlah luas. Untuk mobil bisa tersisa banyak. Hanya sayangnya belum di aspal, masih berbatuan dan tanah. Bilamana hujan, tentu saja akan becek dan air tergenang.

Setelah parkir, anda menyusuri jalan setapak yang belum di bangun secara total, masih berbatuan dan lumayan curam. Saran saya untuk jalan di tempat ini harus pake sepatu deh… biar ga sakit di pergelangan kaki dan hati – hati ketika menapakan kaki karena licin bilamana hujan.

Lalu anda melewati jalan yang sudah dibangun dan disebelah kiri ada suatu genangan air laut yang bebentuk danau kecil, tapi sayangnya sangat kotor nih. banyak sampah. Samping kanan ada bangunan ruko kecil dan sebuah bangunan tinggi seperti hotel yang sedang dibangun. Duh, pemandangan yang belum sempurna.

Lalu dengan jarak lebih kurang 500 meter, anda baru bisa ketemu pantai Dreamland yang  eksotik. Pasir yang putih, ombak yang kencang … cocok untuk para surfer, banyaknya karang dan pemandangan yang indah. Terus terang saya merasa puas melihat kondisi ini. Tetapi ketika saya belok ke arah kiri, di kerumunan karang yang terbentuk karena hempasan air laut .. masih banyak sampah yang bertebaran.

Kemudian saya menyusuri pantai ke arah kanan, terdapat banyak tempat duduk untuk berjemur dan melepas lelah. Disini disewakan setiap kursi Rp. 50.000,- Wow … harga yang mencengangkan dan sangat mahal. Tentu saja saya tidak mau duduk disitu. Alias buang – buang duit … He3x … Kata penduduk lokal yang menyewakan jasa itu, bisa di tawar harganya. Saya sarankan kalo ingin berlama – lama dan tidak mau terkena terik matahari tetapi kena angin laut yang sejuk anda harus menyewa tempat duduk. Lebih “dapet” bagi yang hobi berjemur.

Di sini saya mendapatkan beberapa surfer yang sedang bermain dan berlatih. Karena cuaca yang mendukung dan ombak yang lumayan. Sangatlah cocok untuk berolahraga disini. Sayangnya disini masih sangat sepi hanya beberapa orang tertentu yang menyarankan main disini.

Setelah capek bermain air laut yang bersih dan pasir putih, ingin rasanya membersihkan badan. Alangkah terkejutnya saya dsini. Ketika saya hendak masuk ke Toilet, tarif untuk buang air kecil Rp. 5.000,- dan mandi Rp. 10.000,- …. Sungguh harga yang mahal sekali bagi saya. Ketika beberapa orang yang datang, dan hendak masuk ke toilet dia hanya mengeluh. So expensive …. padahal yang datang orang “bule”. Bayangin aja kalo orang bule bilang gitu, apalage saya yang hanya penduduk lokal.

Saya rasa tempat ini akan menjadi tempat yang expensive dan mewah. Karena dengan lokasi bangunan yang akan dibangun akan membuat ini menjadikan prioritas yang private only atau VIP. Semoga saja tempat ini segera di benahi dan di manajemen dengan baik.

Loading...
Pantai Dreamland, Jimbaran kawasan Pecatu di Kota Bali | Omdimas | 4.5